Ranu Regulo, Salah Satu Danau di Kawasan TNBTS

Ranu Regulo

Selain Ranu Pane dan Ranu Kumbolo, ternyata masih ada tempat-tempat eksotis dan yang juga harus Anda kunjungi ketika ingin mendaki Gunung Semeru, yaitu Ranu Regulo. Ketiga danau ini masih berada di dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Ranu Regulo terletak di Desa Ranu Pane, Kecamatan Senduro, 50 km barat Kabupaten Lumajang, tepatnya di lereng Gunung Semeru dan Bromo.

Ranu Regulo terletak di atas ketinggian 2.100 meter di atas permukaan laut dengan luas sekitar 0,75 hektar. Terkadang kabut tebal menutupi danau, tetapi jangan khawatir, karena segera kabut akan terhempas oleh angin, dan pada akhirnya Anda akan melihat pemandangan yang menakjubkan.

Selama perjalanan dari Ranu Pani ke Ranu Regulo, Anda akan melihat pemandangan perkebunan dan tanaman sayuran yang akan menyegarkan mata Anda. Ada juga sebuah bangunan yang dimiliki oleh Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang berfungsi sebagai Kantor Investigasi Khusus Ranu Regulo, tidak jauh dari bibir Ranu Regulo.

Setelah mencapai Ranu Regulo, Anda akan melihat hamparan danau yang masih alami. Air danau, yang berwarna hijau dikelilingi oleh perbukitan dan pepohonan untuk menghilangkan kepenatan selama perjalanan, adalah keindahan yang sangat alami. Udara di sini juga sangat sejuk dan dingin. Namun, dengan suhu rendah yang kita hadapi, sebanding dengan keindahan alam yang terjadi di Ranu Regulo.

Di Ranu Regulo ada juga dermaga kecil, biasanya pengunjung menggunakannya untuk mengambil foto dan ternyata mereka memberikan tanda bertuliskan “Ranu Regulo”.

Ah ya, pertama kali saya datang ke sini adalah pada bulan April 2017. Saat itu masih banyak yang belum mengenal Ranu Regulo ini. Ketika saya mengunggah foto dokumentasi di sini, seseorang berkomentar bahwa mereka berpikir foto itu diambil di Ranu Kumbolo. Karena bentang alamnya hampir mirip. Selain itu, tempat ini juga biasa digunakan sebagai tempat foto pre-wedding, sudah menjadi hal yang umum ketika Anda berkunjung ke sini tiba-tiba dan Anda melihat sepasang suami-istri berpakaian pengantin mengambil foto.

Akses ke Ranu Regulo

Akses ke Ranu Regulo sangat mudah, hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit dari Ranu Panik, dengan jarak sekitar 100 m. Anda dapat memarkir kendaraan Anda di Ranu Pani, Anda bahkan dapat menghabiskan malam di sini memasang tenda. Suasananya sangat berbeda jika Anda bermalam di tempat wisata ini, udara segar dan pemandangan eksotis yang akan Anda dapatkan di Ranu Regulo ini.

Kiat dan Saran

  1. Jika ingin mengunjungi objek wisata alam ini, bawalah pakaian yang bisa menghangatkan tubuh, seperti syal, headwear, sarung tangan dan lainnya. Karena udara di sini bisa mencapai -4 – 25o C. Selain bisa menghangatkan tubuh, properti ini sangat berguna untuk mendukung foto Anda nanti.
  2. Jangan takut, jangan khawatir, santai saja ketika terjadi sesuatu yang membuat kulit Anda berdiri.
  3. Bawa obat nyamuk jika kulit Anda sensitif terhadap gigitan nyamuk.

Larangan

Setiap tur harus memiliki batasannya sendiri. Di Ranu Regulo, jangan pernah mencoba hal-hal gegabah seperti ingin menenangkan situasi yang panas dengan berenang di Ranu Regulo. Karena Ranu Regulo telah mengklaim banyak korban, seperti yang dilaporkan dalam berbagai publikasi cetak atau di media sosial.

Walaupun saya belum bisa menikmati keindahan Ranu Kumbolo, yang fenomenal karena harus naik, setidaknya saya punya alternatif lain untuk mengunjungi Ranu alal-ala Kumbolo, yaitu Ranu Regulo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *